Detail Berita

Penanganan Kesehatan (3M DAN 3T)

Cilegon Berubah Statusnya Menjadi Zona Kuning

 Cilegon Berubah Statusnya Menjadi Zona Kuning

CILEGON, SSC – Hampir dua bulan belakangan sebaran Covid-19 Kota Cilegon berstatus zona oranye. Namun pada hari Senin (24/5/2021) statusnya berubah menjadi zona kuning.

Mengenai hal ini, Wakil Ketua Satgas Cilegon sekaligus Dandim 0623 Cilegon
Letkol Inf. Ageng Wahyu menyatakan, pencapaian tersebut meski sebaran berangsur menurun namun masih belum sesuai ekspektasi pihaknya. Ia pun meminta hal ini jangan direspin terlalu berlebihan. Sebab, Cilegon menargetkan bisa menaikan level hingga zona hijau.

“Masih belum puas. Karena target jangka panjang adalah hijau. Meski Cilegon zona kuning, kita jangan terlalu euforia dengan zona kuning. Intinya tetap disiplin protokol kesehatan,” ujarnya dikonfirmasi melalui pesan singkat whatshapp, Senin (24/5/2021).

Dia mengatakan, sejauh ini kesadaran masyarakat dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 5M sudah cukup tinggi.

“Seperti memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun baik sebelum maupun sesudah melaksanakan aktifitas dan menjaga jarak,” tuturnya.

Pihaknya tetap mengingatkan agar masyarakat memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami ingatkan masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan. Dalam hal
Ini juga kami, selalu melaksanakan operasi Covid-19 dengan PPKM mulai tingkat kota hingga dengan skala mikro. terus tingkatkan prokes dan berdisiplin,” ujar Dandim.

Diketahui peta sebaran di Provinsi Banten pada 24 Mei 2021, enam kabupaten/kota masuk zona kuning. Diantaranya, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang. Sementara dua 2 kota masih di zona oranye yaitu, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. (Ully/Red)